Pages

Wednesday, July 25, 2012

Eat, Pray and Beer


saya mencoba memplesetkan Judul Film yang dibintangi sama Julia Roberts yang syutingnya di Bali itu loh. Tapi yang satu ini sebenernya mengangkat tentang kehidupan saya pribadi. Tadinya mau bikin judul Eat, Pray and Gym tapi sekarang saya jarang nge Gym. Sekarang lebih sering ngebir yasudahlah jadi begitu judulnya pemirsa. It's me ...
i am food lover saya sangat suka mencoba semua jenis makanan dari berbagai belahan bumi kebetulan biar makan saya lumayan kenceng tapi badan saya segini aja ... Maturnuwun Gusti, it's a such of Anugrah kan ya?,
berdoa, ini juga bagian dari hidup saya meski banyak orang sering nyiyir 'kamu kok gak pernah ke gereja' ndak ke gereja doesn't mean saya ndak berdoa. Berdoa itu kan saat - saat yang paling romantis anatara kita dan Tuhan, ndak perlu orang tau!
dan beer juga sudah menjadi bagian hidup saya, definitely. i love beer!! So what???

Monday, July 23, 2012

Buat Apa Jatuh Cinta & Menikah, Jika Anda Tidak Menikmati Kebersamaan Dengannya?

'Untuk apakah Anda jatuh cinta dan menikah, jika anda tidak menikmati kebersamaan dengannya?' kutipan entah dari siapa yang saya dapat dari 'teman' saya ini sangat menggelitik saya, dan kalo boleh saya bilang 'it's so me' tapi last year oke brarati 'it was so me' halah ndak tau deh sing bener kuwi piye? Tapi bener juga ya, ngapain menikah coba kalau anda sama sekali gak menikmati kebersamaan dengannya? dan kalo anda bilang anda sedang jatuh cinta tapi anda gak menikmati saat- saat bersamanya coba cek lagi beneran jatuh cinta apa bukan? Saya bersyukur saya batal menikah, mungkin kedengerannya aneh ya. Orang batal nikah tuh dimana - mana sedih bukannya bersyukur, eh kok saya malah kebalikannya. Well, inilah saya sedih ya beberapa hari habis itu move on. Sedih mulu mah rugi deh! Bersyukur? wajib hukumnya, dan beneran saya bersyukur karena mungkin kalo waktu itu kami jadi menikah, saya bakal ada dalam situasi seperti kutipan itu. Entah waktu itu saya jatuh cinta ato ngebet kawin ya? Dia baik, bahkan kelewat baik, tapi dia termasuk orang yang sangat kaku, dan semua serba teori. Mungkin karena dia orang Jerman peninggalan Hitler jadinya kaku tapi untungnya ndak kejem. Ya begitulah, saya terkadang bosan dengan segela teorinya. I know no body's perfect and i am not looking for the perfect one. Tapi at least yang bikin saya merasa nyaman, bikin saya tersenyum dan sebaliknya. Tapi memang dengan dia, saya merasa aman namun tidak cukup nyaman, dan tidak cukup 'bergetar' saat dia menggandeng tangan saya. Dan akhirnya lagi-lagi Tuhan menunjukkan jalanNya melalui cara-cara yang Ajaib, crazy , amazing ... dia tidak datang di hari yag seharusnya jadi pertunangan kami, karena alasan dokumen warga negara dia yang entah apa lah itu. Saya kaget pasti, kecewa iya, nangis dikit, tapi beruntung keluarga saya memberikan support yang luar biasa dan sama sekali tidak menyalahkan, i love u Dad, mas, mbak and adek ... Selang beberapa bulan setalah kejadian itu, saya memutuskan untuk mengakhiri hubungan saya dengan dia, saya gak mau nantinya ketika hubungan diteruskan saya sama sekali tidak menikmati kebersamaan dengan dia, atau bahkan sebaliknya. Kami putus secara baik - baik, bahkan sampai saat ini kami masih keep in touch, sometimes email, skype atau sekedar by what's up messenger. Batal menikah bukan akhir segalanya, justru ketika ketika menikah dengan orang yang salah adalah awal dari sebuah penderitaan. Gimana gak menderita kalo kita gak menikmati kebersamaan dengan orang yang kita lihat ketika membuka mata dan ketika kita mau menutup mata (tidur). Sudahkan anda merasa 'bergetar' dengan pasangan anda sekarang? jika tidak,(maaf) mungkin memang dia bukan jodoh anda -> sebuah tulisan yang saya ambil dari sini.

Nguri - Uri Bahasa Jowo

Saya dapet kenalan baru, kenalnya gara-gara Urban Jazz kemarin, kita sama-sama suka sama barry likumahuwa. Saya rituit entah twitter siapa yang mention si sexy Barry, dan akhir nya ada yg rituit balik dan berkenalanlah kita di socmed. Setelah ngobrol - ngobrol, ternyata dia orang Jawa, dan ngetes kemampuan bahasa Jawa saya. Lagi - lagi saya bersyukur karena Tuhan membuat lidah saya begitu adaptable dengan semua bahasa. Mulai dari bahasa Jawa ngapak, Jawa Jgja - Solo, bandek SEmarang, Suroboyo, bahasa Inggris, Spanyol, Perancis sampe bahasa kalbu ... *halah* Okey dia mengira wanita Jawa modern macam saya ini sudah ndak bisa bahasa Jawa, wah salah banget karena saya deibesarkan di tengah keluarga yang Jawa banget dan Eyang saya yang agak ningrat itu berhasil mencekoki saya dengan bahsa Jawa yang halus *macem terigu yah halus* Nah jaman sekarang kan banyak sekali nih orang Jawa yang sudah gak bisa bahasa Jawa, kenapa? ya karena mereka memang tidak pernah diajarkan bahasa Ibu mereka, boro - boro menggunakan, diajarkan aja ndak pernah. Sekolah sekolah sekarang kan ngajarinnya bahasa Inggris, bahasa mandarin dan apa lah itu yang memang mentereng. Saya setuju sekali kalau bahasa Inggris harus diajarkan dari dini, karena bahasa Inggris di jaman sekarang memang sudah jadi bagian dari hidup di kota besar macam Jakarta ini. Tapi, bayangkan kalau bahasa Jawa sama sekali tidak diturunkan ke generasi penerus, bisa punah kan ya? bukankan bahasa juga salah satu warisan budaya yang harus dilestarikan? I am prod to be a Javanese and still speak Javanese, sometimes Jawa alus, sometimes jawa ngapak tergantung situasi dan kebutuhan. Di Jakarta saya sama sekali ndak malu ngomong ngapak-ngapak, asal situasinya pas ya... buat saya sih it's such of 'nguri - uri kebudayaan Jawa' Kalo bukan kita (orang Jawa) siapa dong yang mau melestarikan bahasa Jawa?

Sunday, July 22, 2012

Tuhan itu Ajaib

Semalem saya kangen ibu, sebenernya rasa kangen itu seringkali hadir, tapi kali ini rasa kangennya teramat sangat. Saya bisa apa selain berdoa, dan mengingat kenangan - kenangan manis bersama beliau, kemudian akhirnya tertidur dengan air mata yang sukses membuat bantal basah dan membuat mata sipit saya menjadi semakin sipit. Dan tadi malam setelah sekian lama saya gak melakukan 'ritual' malam, saya kembali 'ber-ritual'yang saya sebut 'harmony state'kondisi dimana tubuh dan pikiran rileks dan dalam kondisi seperti itu saya merasa sangat 'damai', merasa 'dekat' denganNya, satu per satu orang yang saya sayangi saya sebut dalam doa saya, untuk ibu yang saya yakin sudah berada di surga, untuk bapak saya di Purwokerto saya cuma meminta Tuhan senantiasa memberikan kesehatan, umur panjang dan kebahagian untuk beliau, untuk kakak, adik, keponakan dan sahabat -sahabat saya juga saya berdoa semoga Tuhan melimpahkan segala kebaikan untuk mereka, dan untuk saya sendiri biasanya saya hanya mengucap syukur atas apa yang sudah dan akan Tuhan berikan kepada saya, karena tanpa meminta pun Tuhan dengan penuh kasih memberikan banyak sekali berkat untuk saya. Tuhan memang Ajaib, Mukjizat dan KasihNya nyata. Dan di akhir doa, saya hanya berserah diri'Tuhan aku serahkan hidupku ke dalam TanganMu, terjadilah apa yang menjadi KehendakMu'

Friday, July 20, 2012

Kesalahan Tak Selamanya Merugikan

Banyak orang yang seringkali menyesali kesalahan - kesalahan yang telah diperbuat. Pun demikian terjadi dengan saya, untuk beberapa kesalahan yang telah saya perbuat, saya cm bisa ngomong 'if i can turn back time' Namanya nyesel pasti di belakang, kalo di depan itu namanyan apa ya? ada yang tau? *ini postingan atau semacam kuis ya?* Okay lanjut ... Tentang kesalahan, bahwa banyak orang merasa sangat rugi setelah melakukan kasalahan.Padahal kalo kita selalu melihat sesuatu dari sisi positifnya, maka tak selamanya kesalahan itu merugikan. Coba diingat - ingat lagi mungkin anda pernah diuntungkan dari kesalahan yang anda buat. Saya sendiri beberapa kali merasa bodoh (pada awalnya) ketika melakukan kesalahan, namun dari beberapa kesalahan tersebut malah ternyata membawa keuntungan buat saya loh. Contoh kecil kemarin, saya mau ke salon ... cuma mau creambath and blow aja sih. dan kebetulan lagi di derah blok M, masuklah saya ke Blok M Plaza karena ada salon Jhon* An**ean yang lumayan murah lah dibanding Hair Cod*. dengan PD saya langsung aja masuk ke Jhoni Andrean di Lantai 4 (kalo gak salah). Setelah masuk, ternyata kok saya amat-amati interior dll nya beda kayak salaon JA yang biasanya saya datengi yah. Okey setelah di keramas dan mulai 'digarap' kepala saya, saya ngobrol sama mbak yang 'menggarap' kepala saya itu. Dan ternyata saya emang salah masuk salon, salon yang biasa saya masuki di ujung sebelah sonoooo bukan yang ini. Salon yang saya masuki itu School and Training nya JA. Untung cuma creambath yaa, coba kalo potong ...??? Well ... dan pas udah selese dan mau bayar, eh saya shocked loh ... karena murah bangeeeeeet!!! Saya jadi seneng, dapet salon murah di kota yang serba mahal ini. Terus dalam hati saya langsung bersyukur ' oh God ... saya ngirit hari ini .. thank God' Itu sih cuma contoh kecil aja, beberapa kesalahan saya yang lain juga ada yang menguntungkan. Bagaimana kita melihat sisi positifnya aja sih ya :) So ... ada yang punya pengalaman ttg kesalahan yang tak selamanya merugikan? *selamat sahur ya buat yang akan menjalankan ibadah puasa, semoga bisa mensyukuri sahur kali ini*

Thursday, July 19, 2012

You Get what You Think

Judul tulisan ini ndak main-main loh, dan emang gak cuma sekedar teori di buku aja. Saya dapet ilmu beginian siy dari mantan bos saya dl. Dan saya praktekin, kekuatan pikiran dipadukan kekuatan doa dan kekuatan bersyukur itu hasilnya wahid :)Mungkin banyak yang sudah mengalami sendiri, contohnya simbok , halo mboook * dadah2 ke simbok* Wanita yang satu ini luar biasa sekali loh, berrani bermimpi dan berusaha untuk mewujudkan mimpi2 nya. Dan terbukti ya mbok ?? Tapi ternyata banyak orang yang bahkan bermimpipun gak berani, karena sedari kecil mungkin orang-orang di sekitarnya sering ngomong 'gak usah mimpi deh lo' ! Saran saya jauhi lingkungan yang negative seperti itu. Mimpi kok dilarang-larang, sampeyan siapa melarang-larang saya buat bermimpi? ya tho??? Saya sering sekali mendapat kejutan2 manis dari Tuhan, I'm so Grateful pokoknya mah. Pingin jalan ke Bali, eh dapet dines ke Bali, pas lagi jalan sendirian ke Bali eh tiba2 pas landing ketemu temen di bandara dan dia punya villa jadi nginep gretongan, jalan2 ke luar negri saya nyaris ndak modal, ada aja rejeki dari Gusti Allah. Saya gak brenti2 nya bersyukur poko'e lah. Dan disekitar saya pun banyak sekali yang mendapatkan apa yang mereka pikirkan. Keren yo?? Gusti Alloh kuwi memang Maha Keren! Nah masih ndak brani buat bermimpi atau masih aja suka mikir negative? rugi. kalo udah ngerti rumusnya You Get what You Think kenapa masih mikir yang jelek2??? pikir yang bagus2, yang indah2, yang bikin hepi ...biar dapetnya juga yang indah, yang bagus dan yang bikin hepi ... Have a nice Weekend, May God always bless you all :*

be bold to jump out from your box , dude!


Oh ya saya mau menulis soal obrolan saya dengan teman saya kemarin sore di teras kamar saya. Sore yang gerimis, bau tanah basah yang banyak orang suka tapi saya ndak, rokok yang bukan punya saya, dan 2 kaleng bir plus obrolan ngalor ngidul. 
Banyak yang diobrolin, tapi beberapa bagian menarik saja yang saya ingat dan yang saya pingin share disini. 

Teman saya: 'De, kenapa ade belum kepikiran menikah siy?' dia biasa memanggil adek ke saya. 

Saya: 'kepikiran siy ada bang, tp realisasi nanti ya... abang duluan deh yang lebih tua!' 
jawaban saya bikin muka dia berubah, berubah kesel :D 

Teman saya: 'Belum nemu yang dipengenin mami sama papi' muka dia berubah jadi agak sedih. 

Saya: 'Lhooo yang mau kawin abang ato mami papi siy bang? mustinya abang cari yang abang pingin kawinin, yang abang pinginin bukan mampi papi' 
dalem hati saya , wih pria sangar plus penuh tato dibadannya ini masih sangat nurut sama turan yang dibuat sama mami papinya. 

Teman saya dengan muka yang semakin serius: 'Gimana ya de' buat meyakinkan mami and papi biar abang bisa nikah dengan wanita pilihan abang, yang gak harus batak, yang gak harus dokter atau perawat'  

Saya dengan alis semakin berkerut: 'banyak amat syaratnya siy bang? wajib tuh sama orang batak dan orang yang bekerja di bidang kesehatan gitu? kenapa musti begitu?'  

Teman Saya: 'gak tau tuh mami maunya gitu' 

**** kemudian hening sebelum obrolan berlanjut**** 

Dari obrolan diatas point yang bikin saya 'takjub' adalah: 1. masih ada ya orang tua yang memaksakan keinginan mereka tanpa mempedulikan perasaan anak-anaknya, bahkan kasus teman saya ini malah orang tuanya sama sekali gak mau mendengarkan pendapat anak-anaknya 2. masih ada juga ya anak jaman sekarang yang nurut-nurut aja dengan aturan yang menurut saya 'aneh' Okey, saya sendiri kemaren siy bilang ke teman saya itu: 'abang, u have to be bold to break the freaky rules! kasih pengertian ke mami papi kalau abang punya 'hak pilih' !!! kalo abang gak berani ya sudah terima resiko abang buat stay at 'your box' ' life is about choices and taking a risk, and yessss ... everything has a consequence. Jadi ya beranilah memilih, mengambil resiko dan menerima konsekuensinya :) *pukpuk si abang* happy groovy Friday all dan selamat mengambil resiko atas pilihan anda hari ini \m/