Pages

Monday, August 6, 2012

Hanya yang Membahagiakan yang Akan Aku Bingkai


Terkadang ide menulis itu datangnya tiba-tiba, mendadak gitu seperti kebelet pup kala kena macet di jalan misalnya. Pun dengan ide tulisan sekarang, ketika sedang lihat-lihat fesbuk, tiba-tiba salah satu temen saya ada yang upload foto jenazah ayahnya, turut berduka dear ... semoga amal ibadahnya deterima oleh Tuhan Yang maha Esa, amien.
  • Seketika, saya teringat akan almarhum ibu saya, dan seingat saya ketika meninggal hingga pemakamannya tidak ada foto, mungkin ada yang memotret tapi sampai sekarang saya sama sekali belum pernah melihat foto-foto itu, dan memang tidak ada yang dicetak. Bukan kami tidak sayang ibu, saya, dan keluarga sudah pasti sangat menyayangi beliau. Tapi kok kenapa saat-saat terakhir tidak diabadikan melalui foto? Karena saya tidak mau merasa sedih ketika mengenangnya, kami tidak mau membingkai kenangan-kenangan yang menyedihkan, cukup gambar-gambar indah semasa hidupnya saja yang kami simpan, dan ketika kami membuka dan melihatnya kami tersenyum bahagia mengenang masa-masa bahagia itu.
  • Ketika kita mengingat hal-hal yang menyedihkan dan menyakitkan membuat kita seketika mersa 'sakit' dan sedih, maka berhentilah mengingat hal-hal tersebut. Ingatlah hal-hal yang membahagiakan, yang mampu membuat kita tersenyum dan bahagia ketika mengingatnya. Simple kan? Bahagia itu sederhana, hanya dengan mengingat hal-hal yang pernah membuat kita bahagia meski telah berlalu, rasa bahagia itu sama seperti saat kita mengalaminya dulu.
  • 1 comment:

    1. membingkai kenangan indah, hmmm, sederhan namun ngena banget nih kalimat

      yah, momen-momen indah memang layak untuk dibingkai, agar terus teringat bahwa kita pernah bahagia dan akan selalu bahagia

      yesss

      ReplyDelete

    Monggo kalau mau komentar