Pages

Tuesday, September 4, 2012

Bersyukur berarti Berkelimpahan




setelah beberapa hari kemarin, hari-hari saya penuh dengan air mata. Akhirnya saya kembali tersenyum seperti hari-hari sebelum air mata itu berjatuhan. Jadi apa yang bikin saya nangis bombay kemarin itu yah? Karena kecewa dan nggak bisa menerima kenyataan? ya mungkin karena itu.
Sometimes life doesn't run like we have expected! right? Dan kita sebagai manusia kadang suka nggak terima banget tuh kalo ada sedikit aja hal yang meleset dari apa yang sudah harapkan. Ini tanda-tanda manusia yang kurang bersyukur kayaknya ya? waaa means saya masih kurang bersyukur dong ya sama apa yang Tuhan sudah kasih ke saya.
Beruntung, Tuhan lagi-lagi memang punya cara yang ajaib untuk mengembalikan kita ke jalurNya.

Saya dipertemukan sama makhluk TUhan yang indah yang ajaib bernama Silly, orang yang sebenarnya sudah saya kenal bertahun-tahun lalu di cyber world dan saya nge fans banget sam dia dan tulisan-tulisannya sangat inspiratif, but in real i just met her couple weeks ago. Lagi-lagi saya percaya pertemuan itupun sudah Tuhan atur.
Setelah pertemuan pertama, kemudian kita kencan untuk pertemuan-pertemuan berikutnya. Rumah Sakit adalah bukan tempat kencan biasa. Ngapain disana? Mendoakan orang sakit. Mensupport keluarganya. Dalam hati saya 'gilak nih orang baiknya luar biasa, orang apa malaikat sih?'

Disana, mata dan mata hati saya semakin terbuka lebar. Bahwasanya saya terlalu cengeng untuk menangisi hidup saya. Sementara disana banyak orang yang jauh lebih sakit, lebih banyak berjuang untuk hidupnya.
Ketika saya menengok Nando, laki-laki kecil yang sudah hampir 3 bulan terbaring koma namun dia tetap berjuang untuk tetap hidup. Nando, awalnya mengalami ginjal bocor dan akhirnya menjadi seperti sekarang :(, tentang nando u can read here, sekaligus itu adalah webiste dari wanita idola saya, silly.
Kemudian saya juga bertemu dengan gadis kecil yang cantik, Namanya Saffa umurnya 5 tahun 8 bulan. Saffa itu sudah 1 tahun 10 bulan di rawat di Rumah Sakit. Sakitnya gangguan pernafasan, saya lupa nama penyakitnya apa, tapi sakit itu menyerang otot pernafasannya, jadi Saffa ini tidak bisa bernafas layaknya kita orang normal. Selama 1 tahun 10 bulan, Saffa memakai lat bantu pernafasan untuk menyambung hidupnya. Dan tanpa alat itu dia bisa bernafas seperti kita hanya maksimal 5 jam dalam sehari. can u imagine guys?
Nah saya kadang-kadang cuma migren aja ngeluh, pilek ngeluh padahal paling cuma beberapa hari.

Nah, kemudian saya merasa sangat kecil di hadapan Tuhan, Jika Tuhan berkehendak, maka apapun bisa terjadi. Begitu bukan?
Tangis saya di Rumah sakit waktu itu perpaduan dari banyak rasa, sedih, haru, dll. Dan kemudian saya bersyukur atas nikmat sehat yang TUhan berikan kepada saya. Saya bisa bernafas tanpa bayar alias gratis, saya masih bisa minum tanpa harus bersusah payah mendapatkan air, saya bisa tidur dengan nyenyak ditempat yang nyaman, saya masih bisa makan semua yang saya ingin makan tanpa taku menjadi gendut atau alergi, semua itu apa ya kurang nikmat? haduh Gusti yang Maha Rockstar, mohon ampunan untuk segala sifat egois saya yang telah kurang mensyukuri Nikmat yang Engkau berikan.

Kemudian, Silly pun banyak bercerita tentang pengalaman hidupnya. Hidup yang penuh perjuangan, dan tidak sedikit duka didalamnya, tapi dia selalu mengandalkan Tuhan. Dan dengan campur tangan Tuhan, hidupnya menjadi indah.

Setelah semua itu, saya tersenyum mengingat saya yang manangis berhari-hari lalu. Masalah cinta? Cinta yang tak sampai! Bukankah cinta seharusnya membuat kita tersenyum bahagia? dan cinta seharusnya membuat kita menjadi pribadi yang kuat.
Maka atas nama cinta, saya tersenyum untuknya pria di ujung sana, sekalipun tak mampu memilikimu. Namun percayalah cinta itu akan tetap tinggal dalam kenangan kita. Dan jika TUhan mengijinkan kita bersama, maka kita akan bersama :) karena Tuhan selalu menepati JanjiNya.

Ah saya jadi malu, menulis semua ini :D ... yasudahlah demikian tulisan saya. Mari kita menjadi pribadi yang lebih banyak bersyukur. Menjadi pribadi yang lebih berpasrah di hadapan TUhan. Agar langkah kita terasa lebih ringan :)

3 comments:

  1. dan ku persembahkan lagu ini buatmu... http://www.4shared.com/mp3/TpaZGg2r/worodharu_-_bukan_saat_ini.html

    ReplyDelete
  2. Ok, makasih.
    Secced key.
    mensyukuri apa yg telah diberikan, dan selalu melihat orang yang memiliki kekurangan dari kita. selalu dekat dengan Tuhan, hati dan pikiran akan selalu terbuka. tetap berusaha Tuhan akan memberikan apa yang kita cita-citakan, dengan catatan kita selalu memperhatikan mahkluk Tuhan yang dalam kesusahan. memberikan bantuan bukan selalu dengan materi. Oke
    Kisah berikut ini mengingatkan kita untuk menyikapi segala kejadian dengan tenang dan bersyukur, karena dibalik setiap persoalan dan masalah pasti memiliki hikmad dan pelajaran yang membuat kita semakin baik.

    Kisah ini mengisahkan seorang petani di wilayah tengah Cina. Dia hidup sangat sederhana, dan pastinya tidak memiliki banyak uang. Untuk mengerjakan ladangnya, dia tentunya tidak sanggup membeli traktor atau mesin lainnya, tetapi ia menggunakan seekor kuda tua dan pesakitan untuk membajak sawahnya.

    Suatu saat, sewaktu membajak sawah, terjadilah suatu hal yang mengerikan, dimana kuda petani itu jatuh dan mati. Semua orang desa bersimpati dan mengatakan sungguh malang nasib petani itu. Namun petani itu dengan tabah dan tenang hanya mengatakan "kita lihat saja nanti". Dia begitu damai dan begitu tenang. Setiap orang di desa itu mengagumi ketabahan dan ketenangannya dan mereka berinisiatif untuk mengumpulkan uang bagi petani tersebut. Setelah dikumpulkan, lihat saja bahwa mereka memeberinya seekor kuda baru sebagai hadiah.

    Setelah itu, reaksi orang desa berubah dan semua mengatakan, "Ah, kamu adalah orang yang sangat beruntung!" Dan petani itu berkata dengan tenang, "Kita lihat saja nanti."

    Beberapa hari kemudian, kuda baru melompat pagar dan kabur. Semua orang di desa menggelengkan kepala dan berkata, "Kasihan sekali engkau!"

    Petani itu tersenyum dan berkata, "Kita lihat saja nanti."

    Akhirnya, kuda tersebut dapat menemukan jalan dan pulang, dan semua orang lagi berkata, "Anda adalah orang yang beruntung."

    Petani mengatakan, "Kita lihat saja nanti."

    Kemudian di tahun itu, anak laki-laki si petani pergi naik kuda dan jatuh dan kakinya patah. Semua orang di desa mengatakan, "Kasihan sekali."

    Petani mengatakan, "Kita lihat saja nanti."

    Dua hari kemudian, tentara datang ke desa untuk merekrut anggota baru. Ketika mereka melihat bahwa anak petani telah patah kaki, mereka memutuskan untuk tidak merekrut dia.

    Semua orang berkata, "Sungguh seorang pemuda beruntung."

    Petani itu tersenyum lagi - dan berkata "Kita lihat saja nanti."

    Moral dari cerita: Tidak ada gunanya bereaksi berlebihan terhadap peristiwa dan keadaan dari kehidupan kita sehari-hari. Banyak situasi yang sepertinya atau tampak sebagai kemunduran, yang sebenarnya merupakan sebuah hadiah yang menyamar. Dan ketika hati kita meresponinya dengan tepat, semua peristiwa dan keadaan adalah karunia dan pelajaran berharga.

    ReplyDelete

Monggo kalau mau komentar