Pages

Thursday, November 29, 2012

Let's create happiness by sharing happiness!

Sebagai Orang yang kurang kerjaan, saya sibuk mencari aktivitas positif agar energy saya tersalurkan dengan baik. Saya mencoba sibuk berkegiatan. Saya gabung dengan beberapa organisasi kecil yang mempunyai misi 'besar' yaitu menolong sesama.















Dan kemarin, Minggu, 25 November 2012, saya dan teman-teman dari Blood For Life in Actions (BFLAct) dan juga teman-teman fans beratnya Westlife yang menamai diri mereka Westlife Charity (Wecha) mengunjungi Wisma Tuna Ganda (WTG) PalsiGunung Cimanggis. Kunjungan ini memang sudah direncanakan dari beberapa waktu lalu. Dengan beberapa kali tweet dan posting di FB akhirnya kami berhasil mengumpulkan beberapa rupiah untuk dibelikan beberapa kebutuhan anak-anak penyandang cacat di WTG PalsiGunung seperti handuk, minyak kayu putih, mainan anak, mie instant, minyak goreng, susu, detergen, bedak bayi, sabun mandi dan lain-lain. Bantuan kami mungkin tidak seberapa, tapi semoga kehadiran kami ditengah-tengah mereka bisa memberikan sedikit kebahagiaan bagi mereka.

Bagaimana ide ini muncul?
Ide ini muncul dari rekan anggota BFLAct Nurul Aria, yang biasa saya panggil Rula. Beliau ini pernah berkunjung ke WTG PalsiGunungtahun 2007 / 2008 bersama teman-teman Fisioterapinya.
Lalu Rula dan teman-teman BFLAct lainnya, dan pastinya dibawah bimbingan Mas Ferdian Kelana, berinisiatif untuk kembali mengunjungi saudara-saudara di WTG PalsiGunung ini. Berawal dari niat yang baik, maka atas ijin Tuhan rencana ini pun berjalan dengan baik. Mulai dari pengumpulan receh demi receh dari teman-teman semua, sampai dengan hari H kunjungan di WTG PalsiGunung.

Ketika kami sampai disana, kami langsung disambut wajah cantik dengan senyum ramah dari Mbak Dewi Susan yang sedang menggendong Nina (6 Tahun, Tuna Netra& Tuna wicara), meski tidak dapat melihat dan tidak dapat bicara, Nina gadis yang sangat cantik. Dia berkomunikasi melalui sentuhan. Dari situ sudah ada beberapa teman yang mulai meneteskan air mata. Saya pun rasanya sudah sangat ingin menangis, tapi hari itu saya cukup kuat menahan semua rasa yang, aaah susah sekali dideskripsikan.

Setelah kami menyerahkan semua bantuan kepada perwakilan Yayasan, Ibu Sumiyati, kami pun berkeliling mengunjungi saudara-saudara disana. Dipandu oleh salah satu penyandang cacat bernama Yonas Febriyanto, yang kebetulan hari itu warna baju kami sama, orange. Yonas ini menggandeng tangan saya dan mengajak saya berkeliling dan tidak mau melepas tangan saya, mungkin dia merasa saya ini soulmatenya di hari itu, haha.
Kami diajak untuk menemui teman-temannya, Maman, Dimas, Rasti, Mery Olivia, Wulan, Icha, Yayu, dan Rusdi.
Rusdi ini istimewa, dia berusia 42 tahun, tuna netra, Mental Retardasi dan Cerebral Palsy, tapi Rusdi bisa menyanyi dan hafal beberapa lagu anak.

Kami pun sangat takjub dengan keramahan dan kesabaran perawat-perawat yang ada disana, they are such angels! Bayangkan saja mereka harus merawat anak – anak penyandang cacat ganda selama bertahun-tahun, bahkan terkadang tidak bisa merasakan nikmatnya libur. Tapi mereka jalani pekerjaan mereka dengani khlas. Salut untuk mereka. Semoga mereka senantiasa diberikan kesehatan dan umur panjang juga rejeki yang berkecukupan... amien.

Beberapa jam kami berinteraksi dengan mereka, kemudian kami berpamitan pulang dan semoga kami masih diberi kesempatan untuk kembali menemui mereka dalam keadaan sehat. Oleh-oleh apa yang kami bawa pulang kerumah? Pengalaman baru dan rasa syukur yang tak terkira atas nikmat sehat yang Tuhan telah berikan kepada kami.
Semoga kami menjadi manusia yang lebih tahu rasa berterimakasih dan bersyukur atas semua yang telah Tuhan berikan ... Amien

The last but not least, Thank to mamih Silly yang sudah menularkan semangat berbagi, thank untuk mas Ferdian yang sudah mau menjadi kepala suku BFLAct, thank untuk Mbak Dewi Susan yang sudah menyediakan makan siang untuk kami kemarin, Thank untuk teman-teman Wecha yang selalu heboh dengan obrolan tentang idola mereka, thank buat teman-teman BFLAct baik yang ikut mengunjungi maupun yang sudah membantu kami dalam bentuk apapun, thank juga buat 'anak' saya yang mau ikut dan gak rewel sekalipun dikasih makan nasi padang, thank to 'emak' Rainy yang sudah mau jadi sopir, thank to semua yang sudah ikut mensukseskan acara kita kemarin.
Semoga semangat berbagi akan terus berlanjut kapanpun dan dimanapun, berbuat baiklah tanpa perlu memikirkan pahala apa yang akan kita dapatkan nanti, biarlah itu menjadi Urusan ‘Sang Pemberi’. Urusan kita cukup jangan berhenti berbuatbaik :)

Let's create happiness by sharing happiness!

2 comments:

Monggo kalau mau komentar