Pages

Sunday, October 27, 2013

Culinary Experiment Part ke- sekian!

Daripada gak enak hati hari ini,lebih baik saya nulis tentang review makanan aja kali ya.


Kebiasaan makan enak memang susah saya hentikan, kalau kata orang Jawa mungkin ' gawan bayi'. Ya sudah lah selama ada yang buat bayar atau ada yang bayarin dan juga masih sehat mah sepertinya nggak ada salahnya makan enak ya ?!?

Kali ini saya mau mereview Resto di daerah Senayan, tepatnya di Arcadia Senayan namanya Hacienda, Resto dengan menu2 Mexican Food atau sebut saja Mexican Resto ya supaya lebih mudah.

Karena Hacienda ini konsepnya adalah Bar and Grill maka suasana di dalamnya ya tidak terlalu terang alias remang-remang. Kebetulah saya kesitu karena memenuhi undangan meeting dari sesama social movers  :) . Kalau nggak ada undangan sih kayaknya mikir-mikir ya sengaja datang ke situ *tengok dompet* :)))

Nah pertama yang saya lakukan setelah  saya duduk adalah membuka sepatu, sungguh ini bukan aturan Resto ini, ini karena sepatu saya basah dan sudah risih kalau nempel terus di kaki jadi ya dengan cueknya saya lepas sepatu saya :D
Selanjutnya saya langsung memesan margarita atas rekomendasi teman saya, dan ternyata memang benar margarita nya super sekali :) saya sampai pesan 2 gelas, sebenernya pingin nambah tapi demi menjaga profesionalisme maka saya berhenti di gelas kedua.
Margarita & Nachos


Setelah ngobrol-ngobrol dengan backsound musik latin, akhirnya saya membuka buku menu di hadapan saya. Menunya banyak, dan susah-susah namanya. dari sekian banyak menu akhirnya saya memesan chille con carne enchiladas. Kenapa saya memesan Chille Con carne? karena saya beberapa kali memasak makanan tersebut dan beberapa kali mencicipi buatan mantan boss saya, just wanna compare! Ternyata enak buatan boss saya loh buat saya sih agak keenceran, tapi ya lumayan :)
Nah kalau enchiladasnya enak dan puedes, pedesnya huh hah asssooiy! porsinya pas dan saya puas :)

Suasana dan ambience Restonya bikin kita betah berlama-lama, apalagi waiter and waitress nya ramah dan menyenangkan. Bahkan di hari-hari tertentu ada live music, pas untuk anda yang sangat suka music latin :)
Soal harga lumayan diatas rata-rata sih, tapi worth it kok!

Wednesday, October 23, 2013

Witing Tresno Jalaran Soko kulino Curhat!

Hati - hati jika anda hobi curhat atau anda sering jadi sasaran curhat. Karena bisa jadi witing tresno jalaran soko sering curhat :D
Ya gak papa kalo posisi yang curhat dan yang dicurhati sama-sama single, kalo toh akhirnya saling jatuh cinta bagus dong malah menemukan jodohnya lewat curhat.
Tapi kalau ternyata anda punya pasangan, kemudian saling merasa nyaman dll karena curhat, bisa-bisa akhirnya tumbuh benih2 asmara *aish bahasanya* eh serius ini sangat memungkinkan loh ... nah akhirnya kalau anda lebih nyaman sama partner curhat anda ketimbang sama pasangan anda ini bisa berujung pada sebuah hubungan yang disebut selingkuh

Pertanyaan selanjutnya apakah selingkuh hanya melulu soal perselingkuhan fisik? ternyata tidak hanya itu, bisa jadi hanya soal perselingkuhan emosi, atau perselingkuhan hati dan pikiran. lenngkapnya baca di sini

Ini saya sepagi ini nulis beginian apaan deh ya ... tapi ini karena semata saya habis dicurhatin seorang teman, eh untungnya teman perempuan loh hahaha kalo teman laki mah saya takut nanti doi jatuh cinta sama saya karena nyaman curhat sama saya :)))



Selalu ada hal yang 'pertama' dalam hidup

Selalu ada yang pertama dalam hidup, dan yang pertama - pertama ini yang bikin deg deg serrr kan ya?

2 minggu lalu, saya mengalami kecelakaan kecil, tapi efeknya lumayan bikn ngilu berminggu minggu. Jempol tangan kiri saya terjepit pintu mobil, sungguh hal yang bodoh untuk seorang gadis berusia 30 tahun, tapi wong namanya kecelakaan ya mau bagaimana lagi?!?
Akhirnya setelah menahan ngilu 3 hari, dan jempol saya ternyata ukurannya makin membesar, maka saya putuskan untuk ke dokter.
Sampai di dokter, saya sempat ngobrol-ngobrol dengan dokter tentang beberapa kemungkinan yang akan terjadi.
Akhirnya sesuai kesepakatan bersama, maka kuku jempol kiri tersebut akan dicabut. Demi kebaikan saya dan jempol saya, begitu kata Dokter cantik dan baik yang bernama dokter Asih.

Dan itulah pertama kalinya saya merasakan bagian dari tubuh ini dicabut *halagh*
Waktu dokter suntik bius lokal saya masih bisa senyum2 meski juga rasanya nyut nyut an :D tapi waktu tindakan ektraksi kuku saya merem, ngilu aja liatnya :|
Nah semoga ini pertama kali dan sekaligus terakhir kalinya saya ngerasain ngilunya dicabut kuku :|

Pelajaran berharga yang saya peroleh adalah, bahwa kuku yang keliatannya cuma begitu tapi ada gunanya loh, dan memang semua yang Tuhan ciptakan itu pasti ada manfaatnya ya ...
cuma masalah kuku aja, saya jadi gk bisa kerama beberapa hari, gak bisa nyuci beberapa hari dan beberapa aktivitas lainnya jadi terganggu :(
Since that day, makin banyak bersyukur sama nikmat yang sudah Tuhan berikan :) 

eniweee  ini beberapa dokumentasi dari ekstraksi kuku jempol kiri saya:

ini masih dielus-elus sm dokternya :)
suntikan bius yang pertama, mulai nganu rasanya

nah inilah saat eksekusi pencabutan kuku :|

dan akhirnya jempol tak berkuku yang nampak unyu








Tuesday, May 28, 2013

Toleransi Umat Beragama, masihkah ada?!?

Semalam saya beneran berkicau di twitter, gegara melihat sebuah gambar tentang penolakan sekelompok orang atas pembangunan sebuah gereja. Kasus penolakan pembangunan gereja sebenarnya bukan kali pertama ini saja, mereka, umat Kristiani sangat sering diperlakukan 'tidak adil' seperti ini. Mungkin bukan hanya umat Kristiani ya ... mungkin.
Belum lagi kasus pembongkaran gereja, penyegelan paksa rumah-rumah yang dijadikan tempat ibadah mereka.

Negara ini sungguh lucu, kebebasan memeluk agama dan menjalankan ibadah menurut agama dan kepercayaan masing-masing bukankah diatur dalam Undang- Undang ? bukankah Indonesia juga mengakui adanya 5 Agama? lalu kenapa mereka diperlakukan tidak adil?

Mereka hanya ingin melakukan ibadah bersama, namun tempat ibadah saja mereka tak punya, ketika mereka ingin membangun tempat ibadah, untuk mengantongi ijinnya saja sulit, mereka biasanya di ping pong kesana kemari, seperti kasus ini.
Bayangkan, itu hanya ijin, mereka bahkan tidak meminta sumbangan untuk membangun Rumah Ibadah mereka, apa jadinya ketika mereka meminta-minta sumbangan untuk pembangunan rumah ibadah mereka?

Dimana toleransi yang sering digembor-gemborkan itu? Bapak Presiden yang terhormat yang memperoleh penghargaan World Statesman Award dari organisasi nirlaba Appeal of Conscience Foundation (ACF), mengapa begitu banyak peristiwa yang mengabaikan toleransi di negeri ini?

Ah, sudahlah ... saya rasa Toleransi umat beragama itu hanya sebuah kalimat yang sering dijumpai dalam pelajaran PPKn yang dipelajari waktu SD sampai SMA dulu.



Monday, April 29, 2013

Patin Bakar Kedai Disto



Akhirnya saya menulis soal makanan lagi setelah lama ‘libur’ posting. Semalam saya akhirnya mencoba makan di Kedai Disto di kawasan Cipete Jakarta Selatan, tepatnya di depan Dapur Sunda Cipete – Jaksel. Setelah beberapa kali mendengar tentang ‘ikan bakar patin di Cipete yahud loh’ akhirnya semalem kesampaian juga makan disana.

Kami memesan, 1 ikan Patin Bakar, 1 tumis kangkung dan 1 tempe penyet. Rasa masakannya seperti masakan rumahan (rumah saya maksudnya hehe) tanpa banyak tambahan MSG.  Bumbu oles untuk ikannya manis pedas, dan dioles berulangkali saat pembakaran, jadi bumbunya ini meresap ke si ikan patin menjadikan rasanya lain daripada ikan bakar yang saya makan di warung2 ikan bakar pada umumnya. Ikan bakar ukuran besar ini bisa dinikmati oleh 3 orang, dan dibandrol dengan harga yang cukup murah yaitu 70 ribu rupiah saja.  Sambalnya pun ada beberapa varian, ada sambal bawang, sambal dabu dabu dan sambal merah.


Suasana Kedai Disto ini jauh dari kesan restoran, karena Kedai Disto ini seperti rumah biasa dengan tambahan meja kursi untuk pengunjung, tempat ini juga sepertinya biasa digunakan ngumpul-ngumpul oleh seniman-seniman lokal.  Saya sih ngerasanya seperti gak kayak lagi di Jakarta pas makan disitu hehe mungkin karena suasanya yang sangat ‘rumah’ kali ya.

Sayang, wastafel  untuk pelanggan di Kedai Disto ini cuma ada satu, dan semalam kami nyaris tak bisa cuci tangan  karena wastafel tertutup sekelompok pengunjung yang sedang ngumpul  dan gak pulang-pulang hehe. Jadi ya terpaksa kami cuci tangan di tempat cuci piring di dapur, karena pihak kedai bahkan tidak ada inisiatif menyediakan ‘kobokan’ untuk kami.
Penasaran untuk mencoba? Silahkan saja datang ke Kedai Disto di kawasan Cipete Jaksel .

Monday, March 25, 2013

Bakso Setan ... beneran Setan :)



Sebagai orang yang suka penasaran dengan makanan-makanan yang ‘katanya enak’ maka, saya haru rela membayar rasa penasaran ini dengan apapun. Hari minggu lalu, saya dan teman-teman memutuskan ke puncak hanya untuk makan Bakso. Bakso yang terkenal dengan nama ‘Bakso Setan’ itu membuat saya penasaran untuk mencobanya. Ini juga karena pacar saya yang baik dan selalu berusaha nurutin kepenginan saya juga sih :D

Nyaris 3 jam perjalanan saya dan teman-teman untuk bisa sampai ke Warung ‘Bakso Setan’ yang ada di Puncak Pas – Bogor. Sebenernya sih kalo gak pake macet bisa kurang dari 3 jam, tapi you know lah guys lalin Puncak kalo weekend itu macetnya kayak gimana kan? Ah biarpun nyaris 3 jam tapi toh akhirnya sampai juga. Thanks ya buat @MeghaFilan dan pacarnya yang sudah mau jadi penujuk jalan plus traktir kita ya cin @EugeniusSalim :))

Kami pesan 2 mangkok bakso ukuran besar dan 2 mangkok bakso biasa. Bakso ukuran 1 mangkok itu dibandrol harga 35ribu dan untuk bakso biasa hanya 10ribu. Tapi ada juga bakso yang ukurannya super jumbo yang harganya 200ribu untuk 1 buah bakso, ini mah setan beneran yang makan kali ya? Tapi kemarin kebetulan lagi kosong untuk stock yang gede ampun itu.

Kalo menurut saya sih rasanya biasa saja, malah lebih enak bakso solo keliling jaman saya SD dulu, gak tau deh sekarang masih hidup gak tuh yang jualan. Back to Bakso Setan, mungkin yang membuat itu menjadi special adalah ukurannya kali ya, dan juga mungkin karena orang sudah kelaperan karena kejebak macet berjam-jam jadi pas udah sampe warung kelaparan dan makan bakso rasanya enak banget. Warungnya juga kecil bikin kita gakbisa makan berlama-lama karena musti gantian dengan pelanggan yang lain.

Jadi kalau buat saya nih, Kenapa namanya Bakso Setan? Karena, … ‘Cuma mau makan Bakso aja musti rela kena macet 3 Jam …. Setaaaan’ atau bisa juga ‘eh lagi makan kok diburu-buru harus gantian sama yang lain, Setaaaaan’

Tapi buat kamu-kamu yang penasaran seperti apa rasanya bakso Setan, silakan saja semabil main ke Puncak mampir aja di warung Bakso Setan yang ada di Pas Puncah Bogor, kurang lebih 1 kilo setelah Taman Safari, persis di depan masjid (lupa namanya). Selamat mencoba …

Wednesday, March 6, 2013

seberapa mahal 'Berlian Si Etty' ?!?

Semalam (5 Maret 2013), saya dan beberapa teman blogger menghadiri Gala Premiere ‘Berlian Si Etty’ di XXI Epiwalk Kuningan atas Undangan dari Makaya Communication. 

Berlian Si Etty (Fitri Tropica) garapan Dimas Adi Pratama ini bercerita tentang seorang perempuan Sunda yang mempunyai kepribadian yang unik dan selalu menjunjung tinggi nilai kejujuran. Karier Etty yang cemerlang sebagai seorang marketing membawanya Ke Kota Metropolitan, Jakarta.
Pindah dari Bandung ke Jakarta membuat Etty dan Riky (suami Etty) yang diperankan oleh Yogi Finanda harus mampu bertahan hidup di tengah kerasnya kota Jakarta.  Bersama dengan teman-teman satu teamnya Roby, Rina, Emmy dan Reza, Etty selalu berbagi keceriaan. Ibu Miranda, atasan Etty pun selalu memberi dukungan kepada Etty dan teamnya.

Sampai pada suatu ketika, kejujuran dan persahabatan Etty harus dipertaruhkan. Dan Etty harus membayar mahal untuk itu, Etty dipecat dari perusahaan tempat dia bekerja saat dia sedang hamil tua. Dengan perasaan yang sedih, Etty memutuskan kembali ke rumah orang tua nya di Bandung. 

Ketidakjujuran Etty kepada orang tua nya tentang apa yang terjadi membuat Riky marah.            
“Sepahit apapun kejujuran masih lebih baik daripada terus-terusan berbohong” – Riky.                      
Karena kemarahan Riky akhirnya Etty sadar dan bercerita tentang yang sesungguhnya terjadi kepada orang tuanya. 

Setelah melahirkan, Etty kembali ke Jakarta, bersama-sama dengan Riky suaminya tercinta, Etty kembali membangun mimpinya untuk mendapatkan ‘berlian’ sebuah benda yang dipuja oleh banyak kaum hawa yang menjadi simbol dari tujuan perjalanan Etty. Dengan usaha dan kerja kerasnya, akhirnya impian Etty pun terwujud.
“Perjuangan, pengalaman dan kegagalan memang ada bayarannya” – Etty

Drama komedi yang merupakan karya perdana Makaya Cipta Komunika dan Mottekar Image ini merupakan sebuah kisah nyata yang diramu dalam gaya pop urban dan mencuatkan nilai-nilai kejujuran yang saat ini sudah jarang dimunculkan. Sebuah cerita sederhana yang dibumbui oleh beberapa celetukan-celetukan yang cukup menggelikan dan beberapa adegan manis yang mampu membuat beberapa penontonnya meringis. 

Bakal seru kalo nonton film ini bareng sama sahabat-sahabat. Dan ada Ike Nurjanah juga loh yang tampil meski cuma sekian menit, pas lah buat ngobatin kangen para fans Ike Nurjanah. Yang pasti film ini merupakan debut pertama Fitri Tropica di layar lebar. Penasaran gimana Fitri Tropica beracting? Tonton aja film in!

Thanks buat yang sudah ngajakin saya nonton Gala Premiere “Berlian SI Etty”  @nunik99 , thanks juga buat @riuusa , @lisaboykecil dan special buat mbak @omith yang sudah ngundang kita J Kalian semua cool! 


Thursday, February 21, 2013

Catatan Lama tentang Sebuah Mimpi



Membuka dan membaca kembali beberapa tulisan di masa lalu kadang membuat saya tersenyum, tertawa dan bahkan kadang-kadang ada sedikit rasa ‘ngilu’ di dada (mungkin masuk angin).

Nah sore ini saya membaca tulisan yang saya tulis etahun yang lalu, tentang sebuah keputusan meninggalkan pekerjaan saya di sebuah Perusahaan Telekomunikasi yang cukup besar di negeri ini. Keputusan itu muncul karena banyak hal sebetulnya, tapi salah satunya adalah karena saya ingin memulai menjadi seorang wirausaha. 

1 tahun berlalu ternyata saya masih belum juga menjadi seorang wirausaha. 
Baiklah saatnya membuat plan baru sepertinya, tapi tetap saya ingin menjadi seorang wirausaha! Menjadi pemilik Wedding Organizer, atau pemilik Café and Resto Vegetarian. Targetnya sih 2-3 tahun lagi, mudah-mudahan kali ini terwujud ya :) amiin

Tuesday, February 19, 2013

Menikmati Wisata Kuliner di Negeri Jiran


Saya adalah food lovers, saya sangat suka makan tapi beruntung badan saya awet langsing.
Dan kemanapun kaki saya melangkah yang pertama saya cari adalah makanan-makanan yang enak dengan harga yang terjangkau pastinya. Karena enak itu tidak harus mahal bukan? Dan yang mahal juga belum tentu enak.
Jadi sebagai orang yang hobi berwisata kuliner saya harus pintar mencari makanan yang murah, bersih dan rasanya juara.
Nah ada beberapa tempat yang sudah saya kunjungi di beberapa daerah, tapi kali ini saya ingin mengulas tentang Kuliner di Malaka – Malaysia.  Ada beberapa tempat makan favorit saya disana.


1. Resto Pak Putera ini terletak di Jalan Taman Kota Laksamana dekat dengan Jonker Walk.
Restoran yang menyuguhkan makanan khas ini hampir setiap malam selalu ramai pengunjung,
baik dari lokal maupun wisatawan asing.
Resto Pak Putera ini memang salah satu Resto yang terkenal dan jadi favorit banyak orang karena selain taste dari masakannya memang juara banget, harganya pun sangat bersahabat untuk kantong backpackers.
Menu favorit disana adalah Tandoori  Chicken, Garlic Cheese dan Spinach with cheese. Kalau saya sendiri sangat suka dengan Spinach yang dimakan bersama dengan Garlic cheese Naan.
Sementara tandoori chicken pun jadi selingan diantara spinach dan naan. Dan minuman favorit saya adalah teh tarik yang segelasnya dibandrol harga 4 ringgit ataau sekitar 12.500 rupiah, cukup murah bukan?
Nah untuk makanannya juga harganya terjangkau, kemarin kami bertuju makan sampai kenyang hanya 98 ringgit atau sekitar kurang dari 300 ribu rupiah.



2. Babboon House, Baboon house ini adalah tempat ngopi yang sekaligus menjual beberapa kerajinan tangan seperti kaos lukis, lukisan kanvas dll. Rasa kopinya sebenernya tidak begitu special, namun suasananya yang sangat homeland ini yang jadi favorit para wisatawan asing. Harga Kopi mulai dari 3,5 Ringgit (kurang lebihnya 10ribu rupiah). Vietnamese Coffee dan Coffee Late adalah favorit saya. 
Sementara untuk makanan, burger atau salad jadi pilihan saya.  Babboon house ini terletak di Jonker Walk Malaka.




3. Planet Veggie, dari namanya, sudah bisa ditebak bahwa menu dari Resto ini adalah menu vegetarian. Kalau selama ini anda mengira menu vegetarian itu cuma sayuran direbus, tidak menarik, tidak enak dan membosankan, semua anggapan itu hancur seketika ketika anda mencicipi masakan di Planet Veggie ini. Ada dreamy chamomile yang siap menyambut anda sebagai welcome drink, rasanya agak manis dan bikin rileks. Menu faorit saya disini yaitu Dumpling soup, Fresh Veggie Roll biasanya saya minta ditambah chilli, dan Hoi Lok Feng Lui Cha (nasi beras merah dengan kacang - kacang an dan disajikan dengan kuah santan yang rasa rempah-rempahnya sangat kuat dan lezat sekali). Nah untuk minuman, pilihan saya selalu jatuh pada Creamy Soya Bean dengan harga hanya 4,5 ringgit minuman ini sangat worth baik dari rasa maupun nutrisinya. Dan Yang pasti selain lezat, menu yang disajaikan oleh Chef dari Planet Veggie ini sehat karena No MSG, No Preservatives, No Artificial Coloring, No artificial Fragragnce and No Micro-wave Cooking
Berminat mencoba? sila datang ke  Jalan Melaka Raya 8, Taman Melaka Raya, 75000 Malacca, Malaysia
Masih banyak lagi tempat makan dan minum yang enak dan dibandrol dengan harga yang sangat terjangkau, next time saya akan share lagi.

Are You Food Lovers? i dare you to try those places :)