Pages

Saturday, July 19, 2014

Surat terbuka dari saya untuk siapa saja yg bertanya ke saya "kapan nikah?"


Semakin dekat dengan hari Raya dan semakin dekat dengan hari dimana bertemu banyak orang yang akan bertanya "kapan nikah" maka untuk menjawab pertanyaan itu ijinkanlah kiranya saya menulis surat terbuka untuk orang2 yang bertanya "kapan nikah" terhadap saya, mumpung lg trend bikin surat terbuka kan? 
Kira2 begini nanti isi surat saya:



Dear wahai saudara, teman dan siapa saja yang bertanya "kapan nikah?" semoga kalian dalam keadaan yang sehat dan baik2 saja.
Apakah kalian tidak lelah bertanya "kapan nikah?" dari tahun ke tahun?, Padahal jawaban saya masih Sama "iya nanti jika tiba saatnya"
kalau kalian memang mudah lupa, tolong catat, jadi kalian tak perlu bertanya ke saya untuk pertanyaan yang jawabannya masih sama.
Dan tolong ditambahkan lagi dalam catatan kalian, bahwa saya tidak ingin menikah, setidaknya untuk saat ini.
Kalau kata mas Jay Z yang ditulis oleh mas Pandji di surat terbukanya untuk Ahmad Dhani "kamu tidak berhak menilai keputusan saya, kalau tidak pernah tau rasanya menjalani hidup saya"

Tidakkah kalian tau, menikah itu butuh biaya yang besar, butuh persiapan mental yang matang, dan yang paling penting adalah butuh calon pengantinnya :|

Wahai saudara dan teman2 yang rajin bertanya kepada saya "kapan nikah?" Tidakkah kalian tau, lebih baik jika kalian rajin membaca, rajin bekerja, rajin beribadah dan rajin menabung, jelas lebih bermanfaan bukan? ketimbang rajin bertanya "kapan nikah?"


Sungguh saya tidak membenci kalian yang rajin bertanya "kapan nikah?"
Saya sayang kalian semua dan terima kasih atas perhatiannya ke saya.
Semoga kelak kalian masih tetap perhatian ke saya saat akhirnya menikah, setidaknya datang dan memberikan doa restu kepada saya, syukur2 memberikan perhatian lebih, misalnya mensuport catering, make up pengantin, dekorasi dll  :D :D

Saya rasa surat terbuka saya buat kalian tak perlu sepanjang surat terbuka yg ditulis oleh banyak orang untuk capres kita. Dan saya tidak menyindir siapapun juga, karena ini surat terbuka dari saya untuk kalian yang sering bertanya kapan saya menikah.
Semoga surat ini cukup menjawab ;)

Terima kasih

Warmest Regard,
Irene 

10 comments:

  1. akhirnya mlm ini aq bisa tertawa sendiri di kamar saya, surat ini cukup menginspirasi , cukup kreatif bahkan cukup menghibur kwak kwak kwak, buat referensi u/ saya bgmn saya harus menjawab pertanyaan kapan saya nikah palagi saat saya sungkeman idul fitri nanti, terlebih saat adik saya menikah bulan depan nanti, pasti saya pun akan dihujani pertanyaan tersebut kwak kwak kwak ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. waaaah senangnya tulisan saya bisa menghibur mbak Cica :D

      Delete
  2. Beberapa orang bertanya tulus dari dalam hati, yang lain meledek secara halus. Tanya balik aja ka, kapan mati? 😁✌️✌️ *kidding*

    ReplyDelete
  3. mungkin itu sebuah pertanyaan basa-basi utk mengetahui update hidup kt.
    kadang gw jawab "ama sapa?"

    ReplyDelete
  4. Loh persis, Mbak. Persis begini ini wanita yang siap nikah tapi nggak kebelet nikah! :))
    Kalo aku ditanya kapan nikah, biasanya jawab, "Tahun depan, undangannya udah jadi, nih. Nama calon aja belum ada." - Ngapain pertanyaan kayak gitu dijawab serius :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. tulisan kita nyaris2 sama yo mbak, bedanya tulisan mbak macan lebih bagus :D

      Delete
    2. sesuatu di dalam otaknya ada yang mirip :))
      tapi kalo tulisan mbaknya lebih bagus, lebih rapih. gak acakadut kayak aku.

      Delete

Monggo kalau mau komentar