Pages

Sunday, September 14, 2014

Catatan 14 September 2014

Sore tadi saat saya di Gereja, saya melihat seorang ibu yang menderita strooke. Beliau ditemani suami dan 2 orang anaknya. Si Ibu meskipun sakit strooke dan jalan dengan susah payah karena separuh badannya lumpuh namun semangatnya untuk memuji dan memuliakan Tuhan mengalahkan rasa sakitnya. Ditemani oleh suami yang tetap setia mendampingi si Ibu dalam sakitnya, sesekali si suami mengelap air liur si Ibu, dengan penuh kasih. Pemandangan yang tentu saja membuat saya yang hatinya hello kitty ini langsung menangis.

Kemudian tanpa disadari dalam doa saya berucap "Tuhan, siapapun yang kelak menjadi pendamping hidup saya, menjadi teman hidup saya, semoga dia akan tetap setia dan mencitai saya apapun keadaan saya nanti, pun semoga saya tetap setia dan mencintainya apapun keadaannya ketika kami menua nanti" 

Saya pun teringat alm.Ibu yang telah dipanggil Tuhan 5 tahun lalu, dan air mata saya kembali meleleh saat saya bersujud dan mendaraskan doa untuk Ibu di hadapan Tuhan. (maaf ya saya memang cengeng -_____-)

Ibu, damailah di surga, jangan pernah bersedih saat melihat saya menangis, ini bukan tangisan sedih bu ... percayalah ini tangisan bahagia, saya bahagia dan bersyukur atas apa yang Tuhan berikan untuk saya sampai detik ini. BerkatNya sungguh Luar Biasa :)
ah Ibu pasti tau kan anak bungsumu ini sangat sentimentil :)





No comments:

Post a Comment

Monggo kalau mau komentar