Pages

Thursday, April 9, 2015

Menikmati Senja di Burj Khalifa

Pernah denger tentang Quote "Tuhan menggenggam doa-doa kita, dan melepaskannya satu-persatu pada saat yang tepat".
Mungkin itu yang terjadi pada saya, 3 tahun lalu seharusnya saya sudah bisa melihat Dubai, rencana dll sudah matang. Tapi nyatanya gagal karena satu dan banyak hal, saya sih percaya karena memang saat itu bukan saat yang tepat buat saya.

Ternyata Tuhan akhirnya mengijinkan saya berangkat di Dubai di akhir tahun 2014, melalui proses yang sangat mudah, jauh berbeda dengan 3 tahun lalu. Semua dilancarkan, penerbangan pun mulus sampai saya mendarat di Dubai. 

7 hari sebagai wisatawan, saya mah nurut aja sama host nya disini :D.
Salah satu agendanya adalah ke Burj Khalifa, the tallest building in the world since 2010. Tinggi Bangunannya sendiri 828 meter, gilak hampir 1 KM kan.
Konon belum afdol jadi wisatawan kalau belum mengunjungi Burj Khalifa. sampai disana antrian sudah panjang bahkan untuk hari itu sudah sold Out, tapi... ternyata yang sold out adalah yang tiket Regular, masih ada untuk VIP tiketnya. Setelah mikir sebentar akhirnya kami memutuskan membeli tiket VIP dengan harga 500 DHS/tiket atau sekitar Rp 1.750.000 , sakit hati memang kalau di convert
ke Rupiah. Tapi uang segitu mah bisa dicari, kesempatan dan sebauh experience itu memang mahal bukan? dan kamipun mendapat tiket untuk naik jam 17.30, pas banget tuh pas sunset :)


Jam 17.15 kami kembali lagi dan siap menyaksikan Sunset dari Puncak gedung tertinggi di dunia. Nah disini saya baru tau, bedanya dari tiket yang Reguler dan tiket VIP. Untuk pemegang tiket VIP, ada jalur khusus dan pengawalan khusus sehingga nggak perlu mengantri, kami juga disediakan lobby khusus lengkap dengan cemilan khas Timur Tengah dan juga minuman.







Saya yang ndeso ini mulai deg-deg an saat mau masuk ke lift, bayangan saya aduh gimana ya rasanya naik ke lantai atas gitu wong di Menara BCA Jakarta, cuman sampai lantai 48 aja saya agak pusing dan budek :D
Tapi ternyata pas masuk Lift wuiiiiiih saya makin ndeso nih, Jet Lift ini hanya butuh 60 detik untuk mengantar kami menuju lantai 125 dan tanpa goncangan yang sedikitpun, 'edaaaan' kata saya dalam hati.
pemandangan dari lantai 125
masih dari lantai 125


yang punya blog numpang selfie
Setelah melihat-lihat bangunan-bangunan Keren di Dubai dari lantai 125, tamu-tamu VIP diajak untuk naik lebih tinggi lagi yaitu ke lantai 148, hanya yang VIP yang bisa naik sampai lantai 148.
Lebih kurang 1 menit kami sudah berada di lantai 148, whoaaaaaaa saya langsung berucap syukur kepada Sang Pencipta atas kesempatan ini, atas mata yang mampu melihat betapa indah ciptaanNya, atas kesehatan sehingga saya bisa sampai disini, atas semua yang telah Tuhan beri lah pokoknya :)
Nuwun Gusti :)


Nah buat teman-teman yang ingin berwisata ke Dubai, saran saya berwisatalah saat Winter karena cuaca lebih bersahabat, jangan lupa bawa jaket karena kalau malam anginnya dingin. Oh iya kalau mau Burj Khalifa baiknya pesan tiketnya online beberapa hari sebelumnya jadi gak kecewa kalau langsung on the spot dan ternyata sold out :)



2 comments:

  1. keren !
    kalo saya kesana gak yakin berani membuka mata pas di atas, etapi kan di ruangan tertutup ya? ngeri euy di ketinggian
    dan sukses terus disananya ya mbakbro!

    ReplyDelete
  2. Om saya yang penakut ketinggian ini sama sekali gak takut pas diatas sana, ruangannya tertutup dan gak bikin ngeri Om :)
    sukses untuk kita semua diamanapun kita berada :)

    ReplyDelete

Monggo kalau mau komentar