Pages

Monday, November 9, 2015

Selamat Jalan Kawan ....

Hari ini saya dikejutkan dengan kepergian salah satu teman, sahabat, keluarga.
Dia seorang seniman, pemusik, pelukis, apa saja yang berkaitan dengan seni nyaris bisa dia kerjakan.
Saya teringat pernah dibutkan tattoo temporer oleh dia.
Dia terlahir dengan nama Ign. Sri Barlianto Danajati namun lebih akrab disapa Blendonk, karena ukuran badannya yang besar dan perutnya yang tambun.
Kami semua kehilangan, kehilangan sosok seniman serba bisa, kehilangan sosok sahabat yang jenaka, sebagian kehilangan seorang guru, guru yang mengajarkan memainkan alat musik bernama jimbe, kami sangat kehilangan seorang Blendonk.

Kabarnya Blendong meninggal karena serangan jantung. Blendonk adalah orang kesekian yang direnggut oleh silent killer bernama heart attack.
saya sedih karena telah kehilangan beberapa teman dengan penyebab kematian yang sama, SERANGAN JANTUNG!
Bahkan saya dua kali menyaksikan Ibu saya mengalami serangan jantung, hebatnya waktu itu ibu berhasil melewati masa-masa kritisnya. Meski akhirnya Ibu pergi 2 tahun setelahnya karena stroke
yang di derita sudah menyerang ke sistem syaraf pusat.
Bagaiamana serangan jantung dan apa penyebabnya? sila baca disini

Kehilangan-kehilangan tersebut membuat saya sedih, saya sedih karena banyak orang sangat tidak peduli kepada kesehatannya, saya sedih mendengar banyak orang berkata "ah hidup mati kan sudah ada yang mengatur" saya sedih!!!
Usia memang sepenuhnya kuasa Tuhan, namun menjaga kesehatan adalah tanggung jawab kita.
Mulai dari mencintai diri kita sendiri, bagaimana caranya? banyak! istirahat cukup, makan makanan bergizi, minum cukup air putih, dan selalu feel happy dan masih banyak hal lainnya.

Sungguh saya tidak ingin menyalahkan mereka yang telah 'pulang' lebih dulu. Kita yang masih disini, masih diberi kesempatan untuk memperbaiki diri, mari mulai mencintai diri sendiri, mulai belajar membaca alarm tubuh.

Catatan ini merupakan selfnote untuk saya sendiri, yang kadang gila kerja dan lupa mengistirahatkan organ2 tubuh, memaksa mereka terus bekerja. 
Maafkan saya ya mata, tangan, otot, otak, jantung, ginjal, paru-paru ... maafkan saya jika saya
terkadang memaksa kalian tetap bekerja keras.
Catatan ini juga untuk kalian yang masih sayang sama orang-orang disekitar kalian, sayangilah diri kalian sebagai bukti bahwa kalian menyayangi orang lain.
Blendonk .... Sugeng tindhak nggeh, til we meet again! Salam untuk Ibu saya di Surga ... 


No comments:

Post a Comment

Monggo kalau mau komentar